Langsung ke konten

Hotel Makkah dengan view Masjidil Haram: apa bedanya?

View Ka'bah, view Haram, atau view sebagian? Apa yang terlihat dari tiap kamar, hotel Makkah mana yang punya, dan yang perlu ditanyakan sebelum memesan.

Tim Jiwar3 menit baca

Kamar Fairmont Makkah dengan view Masjidil Haram

"View Haram" bisa berarti hal yang sangat berbeda dari satu hotel ke hotel lain, dan harganya pun mengikuti. Ada kamar yang menghadap langsung ke Ka'bah, ada pula yang hanya melihat sudut masjid di sela dua menara.

Empat jenis view

  • View Ka'bah: Anda melihat Ka'bah dan jemaah yang bertawaf di sekelilingnya. Kamar ini paling langka dan paling mahal, di lantai atas menara yang menghadap Ka'bah.
  • View Haram: Anda melihat masjid, menara, dan pelatarannya, tetapi belum tentu Ka'bah.
  • View sebagian Haram: sebagian masjid dari samping, sering kali di sela-sela gedung lain.
  • View kota: jalan, bukit, atau gedung di sekitar hotel, tanpa pemandangan masjid.

Hotel dengan view Haram

Sebagian besar kamar yang menghadap Masjidil Haram ada di kompleks Menara Jam (Abraj Al Bait) di sisi selatan masjid, dan di menara-menara dekat perluasan Raja Abdullah di sisi utara. Hotel-hotel di Menara Jam juga termasuk yang paling dekat ke masjid, jadi di sana view-nya sepaket dengan jalan kaki yang singkat.

Abraj Al Bait di atas Masjidil Haram, tempat hotel ini berada

Raffles Makkah Palace

Bintang 52 menitke Pintu King Abdul Aziz ⁦(1)⁩
Lihat hotel

Hotel yang semua kamarnya suite, dengan lift sendiri yang turun ke pelataran Masjidil Haram. Suite satu kamar tidurnya seluas 80 m² dengan ruang duduk terpisah, dan dijual menurut view-nya: kota, Haram, sebagian Ka'bah, atau Ka'bah penuh. Musala hotelnya menghadap Ka'bah, dan ada kafe yang menghadap Masjidil Haram.

Menara Jam, tempat hotel ini berada, di atas Masjidil Haram saat senja

Makkah Clock Royal Tower, A Fairmont Hotel

Bintang 53 menitke Gerbang Raja Abdulaziz ⁦(1)⁩
Lihat hotel

Hotel yang berada di dalam Menara Jam itu sendiri. Banyak kamarnya menghadap Ka'bah, tetapi view-nya berbeda dari kamar ke kamar, dan di sebagian kamar menara masjid menutupi sebagian Ka'bah. Jadi di sini, jenis view yang Anda pesan sangat menentukan.

Kamar tempat tidur king dengan pemandangan Ka'bah

Swissôtel Makkah

Bintang 55 menitke Gerbang Raja Abdulaziz ⁦(1)⁩
Lihat hotel

Hotel besar di kompleks yang sama, dengan pintu masuk sendiri di Jalan Ajyad. View Ka'bah ada di lantai-lantai atas dan tidak di semua kamar, jadi kalau itu penting, pesanlah kamar yang namanya menyebut view Ka'bah. Kamar mandi di sebagian kamar kecil dan agak tua.

Menara Anjum di samping menara-menara Masjidil Haram

Anjum Hotel Makkah

Bintang 59 menitke Gerbang Umrah ⁦(62)⁩
Lihat hotel

Di sisi utara, di samping perluasan Raja Abdullah, dengan jalur khusus ke Masjidil Haram untuk tamunya. Sebagian kamarnya menghadap Masjidil Haram. Karena hotel ini menghadap perluasan baru, jalan kaki ke mataf lebih jauh, dan jalan pulangnya menanjak.

View sebagian, harga lebih ringan

Menara-menara Jabal Omar, di sebelah barat Masjidil Haram, punya kamar yang menghadap sebagian masjid dari samping. Anda tetap bangun dengan pemandangan menara masjid, dengan harga lebih ringan daripada view penuh.

Menara-menara Jabal Omar di samping Masjidil Haram

Jabal Omar Hyatt Regency Makkah

Bintang 54 menitke Gerbang Raja Fahd ⁦(79)⁩
Lihat hotel

Kamarnya berjendela dari lantai sampai langit-langit, dan sebagian dijual dengan view sebagian Haram. Hotel ini berada di belakang Dar Al Tawhid, jadi yang terlihat adalah pelataran Masjidil Haram, bukan Ka'bah.

Gedung hotel menjulang di balik menara Masjidil Haram saat senja

Conrad Jabal Omar Makkah

Bintang 55 menitke Gerbang Raja Fahd ⁦(79)⁩
Lihat hotel

Di seberang Pintu Raja Fahd. Kamarnya seluas 56 m² dengan dua tempat tidur queen, cukup untuk keluarga berempat, dan sebagian menghadap Masjidil Haram. Di beberapa kamar, perabot sampai AC-nya sudah terlihat tua.

Hotel dan Masjidil Haram saat senja

Hilton Suites Jabal Omar Makkah

Bintang 45 menitke Gerbang Raja Fahd ⁦(79)⁩
Lihat hotel

Di seberang Pintu Raja Fahd dan Pintu Raja Abdullah, tersambung dengan mal Jabal Omar. Musalanya menghadap Masjidil Haram, begitu pula sebagian suite-nya, dan beberapa tamu bilang bisa melihat Ka'bah juga. Kamar mandi di sebagian suite agak kecil.

Sebelum memesan

  • Jenis view tiap kamar adalah keterangan dari hotel sendiri. Jika melihat Ka'bah penting bagi Anda, pilih kamar bertuliskan view Ka'bah, bukan sekadar view Haram.
  • Kamar di lantai atas biasanya melihat lebih banyak bagian masjid, tetapi lift paling padat menjelang dan sesudah salat, jadi sediakan waktu lebih untuk turun.
  • Kamar dengan view paling cepat habis di sepuluh malam terakhir dan sekitar Lebaran, jadi pesanlah lebih awal untuk Ramadan.
  • Jika Anda akan berada di masjid dari Subuh sampai Isya, jarak lebih penting daripada jendela. Jika ada anggota rombongan yang tidak bisa turun setiap waktu salat, kamar dengan view membuatnya tetap bisa memandang Masjidil Haram sepanjang hari.

Jika kamar dengan view melebihi anggaran untuk seluruh masa menginap, pesanlah untuk satu atau dua malam saja, sisanya di kamar view kota.

Hotel dekat Masjidil Haram

Bandingkan jarak jalan kaki, pemandangan, dan harga, lalu pesan dalam hitungan menit.

Lihat hotel

Sumber