Langsung ke konten

Umrah bersama orang tua lansia: hotel, kursi roda, dan tips

Merencanakan umrah bersama orang tua lansia: hotel yang dekat, kursi roda dan skuter untuk tawaf dan sai, jam-jam yang lengang, cuaca panas, dan kesehatan.

Tim Jiwar3 menit baca

Jemaah melaksanakan sai antara Shafa dan Marwah

Yang paling melelahkan bagi orang tua saat umrah adalah jalan kaki ke masjid, panas, dan keramaian. Hotel dan waktu yang tepat bisa banyak mengurangi semua itu.

Utamakan jarak jalan kaki

Bagi jemaah lansia, jarak ke masjid lebih penting daripada kamar, pemandangan, atau jumlah bintang. Bandingkan hotel dari jarak jalan kakinya ke pintu terdekat, dan tanyakan apakah jalannya datar, karena dari beberapa hotel jalan pulangnya menanjak.

  • Di Makkah, hotel-hotel di Menara Jam langsung terhubung ke pelataran Masjidil Haram, tanpa perlu menyeberang jalan. Tamu Anjum, di samping perluasan Raja Abdullah, dan tamu Hilton Hotel & Convention di Jabal Omar bilang jalan pulang dari Masjidil Haram menanjak. Hotel terdekat ada di artikel kami tentang hotel terdekat di Makkah.
  • Di Madinah, hotel-hotel di sekitar Masjid Nabawi berada di tanah datar. Perhatikan pintu mana yang terdekat, karena area salat wanita punya pintu tersendiri, seperti dijelaskan di artikel kami tentang hotel terdekat di Madinah.

Hotel beberapa langkah dari masjid

Keempat hotel ini termasuk yang paling dekat ke masjid di kotanya masing-masing, dan punya kamar ramah kursi roda.

Makkah

Hotel di samping menara-menara Masjidil Haram pada malam hari

InterContinental Dar Al Tawhid Makkah

Bintang 52 menitke Gerbang Raja Fahd ⁦(79)⁩
Lihat hotel

Dua menit dari Pintu Raja Fahd. Musalanya, satu untuk wanita dan satu untuk pria, menyiarkan salat di Masjidil Haram secara langsung lewat pengeras suara, dan suaranya juga terdengar di kamar, jadi orang tua yang sedang beristirahat tetap mendengar azan dan bacaan imam. Tim concierge-nya siap membantu apa saja, termasuk tiket kereta dan pesawat.

Abraj Al Bait di atas Masjidil Haram, tempat hotel ini berada

Raffles Makkah Palace

Bintang 52 menitke Pintu King Abdul Aziz ⁦(1)⁩
Lihat hotel

Dua menit dari Pintu Raja Abdulaziz, dengan lift sendiri yang turun ke pelataran. Suite satu kamar tidurnya punya ruang duduk terpisah, butler siaga 24 jam, dan musala hotelnya menghadap Ka'bah.

Madinah

Hotel di samping payung-payung pelataran Masjid Nabawi

Dar Al Taqwa Hotel

Bintang 55 menitke Gerbang Raja Fahd ⁦(20⁠–⁠22)⁩
Lihat hotel

Di tepi pelataran masjid, lima menit dari Pintu Raja Fahd dan empat menit dari pintu wanita terdekat, salah satu yang terpendek untuk jemaah wanita di Madinah.

Hotel dan Masjid Nabawi saat senja

Sofitel Shahd Al Madinah

Bintang 54 menitke Pintu King Fahd ⁦(20⁠–⁠22)⁩
Lihat hotel

Empat menit dari Pintu Raja Fahd dan lima menit dari pintu wanita. Ada kamar triple dan suite keluarga dua kamar tidur, jadi sekeluarga bisa tetap bersama.

Di kamar

  • Minta lantai rendah dekat lift. Lift paling padat menjelang dan sesudah salat, dan antrean yang singkat lebih penting daripada pemandangan dari lantai tinggi. Sampaikan saat memesan, tim kami akan memintakannya ke hotel.
  • Minta kamar mandi dengan shower tanpa bathtub jika melangkahi bibir bak mandi menyulitkan. Tidak semua kamar memilikinya.

Tawaf dan sai dengan kursi roda

  • Kursi roda gratis untuk lansia dan penyandang disabilitas dipinjamkan di pintu-pintu utama dan pelataran Masjidil Haram: tanyakan kepada petugas masjid.
  • Layanan berbayar: kursi roda yang didorong petugas terlatih, atau skuter listrik, untuk tawaf, sai, atau keduanya. Pesan lewat aplikasi Tanaqol, milik otoritas pengelola Dua Masjid Suci.
  • Kursi roda dan skuter umumnya berputar di lantai atas, bukan di dekat Ka'bah. Satu putaran di sana jauh lebih panjang, jadi tawaf memakan waktu lebih lama, tetapi jauh lebih tenang.
  • Sai sekitar 395 m sekali jalan, tujuh kali, dan di area Mas'a ada jalur khusus kursi roda.

Pilih jam yang lengang

Masjid paling padat menjelang dan sesudah salat, sepanjang hari Jumat, dan pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Bagi jemaah lansia, waktu tawaf yang paling nyaman biasanya pagi menjelang siang, setelah matahari naik, dan lewat tengah malam.

Jika tiba dalam keadaan ihram setelah perjalanan panjang, tidak perlu terburu-buru: istirahatlah dulu di hotel, lalu tunaikan umrah pada jam yang lebih lengang.

Panas dan kesehatan

  • Bawa air minum dan payung: pelataran Masjidil Haram di Makkah terpapar matahari hampir sepanjang hari. Air Zamzam tersedia di seluruh penjuru masjid.
  • Bawa setiap obat dalam kemasan aslinya, beserta salinan resep dokter.
  • Visa umrah sudah termasuk asuransi kesehatan, jadi simpan keterangannya.
  • Di kedua masjid ada pos pertolongan pertama, dan nomor ambulans di Arab Saudi adalah 997.

Atur ritme perjalanan

  • Sediakan satu hari istirahat setelah tiba, dan satu lagi di antara Makkah dan Madinah.
  • Bagi harinya: satu waktu salat di masjid dan waktu berikutnya di musala hotel lebih baik daripada orang tua kelelahan untuk esok hari.

Jemaah lansia bisa mendapat keringanan dalam sebagian ibadah, misalnya bertawaf dan bersai di atas kursi roda. Untuk hal yang belum jelas, tanyakan kepada ustaz yang Anda percayai sebelum berangkat.

Cari hotel terdekat dari Haram

Bandingkan jarak jalan kaki, pemandangan, dan harga, lalu pesan dalam hitungan menit.

Lihat hotel

Sumber