Langsung ke konten

Salat Jumat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi: tips lengkap

Jumat di Makkah dan Madinah: kapan masjid mulai penuh, di mana masih ada tempat, apa yang perlu dibawa, dan cara keluar tanpa berdesakan.

Tim Jiwar2 menit baca

Pelataran dan menara Masjid Nabawi di bawah payung-payung raksasa

Pada hari Jumat, saf jemaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memanjang hingga ke jalan-jalan sekitar. Dengan sedikit persiapan, Anda bisa mendapat tempat yang teduh dan cukup untuk sajadah.

Kapan berangkat?

Pada Jumat biasa, bagian dalam masjid penuh satu sampai dua jam sebelum azan, dan jauh lebih awal saat Ramadan dan musim ramai. Bila area di balik sebuah pintu sudah penuh, petugas menutupnya dan mengarahkan jemaah ke pelataran.

  • Di Makkah: jika ingin salat di dalam masjid, berangkatlah pada waktu duha. Banyak jemaah yang tetap tinggal setelah Subuh hingga Jumat.
  • Di Madinah: pelatarannya luas dan teduh, tetapi bagian dalam masjid juga cepat penuh.

Rasulullah ﷺ bersabda: "Barang siapa mandi pada hari Jumat seperti mandi junub, lalu berangkat pada waktu pertama, maka seakan-akan ia berkurban seekor unta" (HR. Bukhari dan Muslim). Jadi datang lebih awal itu sunah, dan sekaligus membuat Anda kebagian tempat.

Pelataran Masjid Nabawi dengan Kubah Hijau di belakangnya
Saat masjid penuh, saf berlanjut hingga ke pelataran.

Di mana masih ada tempat?

  • Lantai atas dan atap Masjidil Haram menampung banyak sekali jemaah; eskalator di pintu-pintu utama akan membawa Anda ke sana.
  • Pelataran luar paling akhir penuh, tetapi di Makkah tempatnya di bawah terik matahari, jadi bawalah penutup kepala dan air minum.
  • Jemaah wanita punya ruang salat dan pintu sendiri, yang juga cepat penuh.
Jemaah memadati pelataran luar Masjidil Haram di malam hari
Pelataran luar Masjidil Haram biasanya terisi paling akhir.

Apa yang perlu dibawa?

  • Sajadah tipis untuk salat di pelataran.
  • Kantong sandal: rak sandal cepat penuh, dan bisa jadi Anda keluar lewat pintu yang berbeda.
  • Air minum, meski air Zamzam tersedia di dalam masjid.
  • Mushaf atau aplikasi untuk membaca Surah Al-Kahfi sambil menunggu.

Selepas salat

Keluar lebih sulit daripada masuk, karena ratusan ribu orang pulang bersamaan. Tinggallah seperempat jam untuk berzikir sampai kerumunan mereda. Jika bersama keluarga, sepakati titik temu yang jelas, misalnya nomor pintu, karena sinyal ponsel melemah di tengah keramaian.

Perjalanan di hari Jumat

Jalan-jalan di sekitar Masjidil Haram sering ditutup untuk kendaraan berjam-jam sebelum salat, jadi jangan berharap taksi bisa mengantar sampai depan hotel. Hotel yang dekat membuat pulang-pergi dengan berjalan kaki terasa mudah; lihat daftar hotel terdekat dari Masjidil Haram dan dari Masjid Nabawi.

Jangan menyimpan tempat untuk orang yang belum datang dengan meletakkan sajadah atau tas, dan jangan melangkahi jemaah yang sedang duduk: tempat itu milik siapa yang lebih dulu datang.

Cari hotel terdekat dari Haram

Bandingkan jarak jalan kaki, pemandangan, dan harga, lalu pesan dalam hitungan menit.

Lihat hotel

Sumber